Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemprov DKI Bantah Sengaja Matikan CCTV saat Demo UU Ciptaker Kemarin

Bima Setiyadi , Jurnalis-Rabu, 14 Oktober 2020 |14:08 WIB
Pemprov DKI Bantah Sengaja Matikan CCTV saat Demo UU Ciptaker Kemarin
Ilustrasi (Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta membantah sengaja mematikan kamera Closed Circuit Television (CCTV) atau kamera pemantau di sejumlah kawasan di Jakarta pada demo Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker), Selasa 13 Oktober kemarin. Sejumlah CCTV rusak akibat kerusuhan aksi unjuk rasa Omnibus Law Cipta Kerja pada Kamis 8 Oktober 2020.

Kepala UP Jakarta Smart City Diskominfotik DKI Jakarta Yudhistira Nugraha mengatakan, kamera pemantau itu tidak bisa berfungsi lantaran rusak saat aksi unjuk rasa dengan agenda yang sama yang digelar Kamis pekan lalu. Unjuk rasa itu juga berujung kerusuhan di sejumlah titik di Jakarta.

"Beberapa CCTV mati karena mengalami kerusakan pasca demo sebelumnya," kata Yudhistira kepada wartawan, Rabu (14/10/2020)

Selain itu, kata Yudhis, Sejumlah CCTV juga mengalami gangguan jaringan. Sayangnya dia tidak merinci berapa yang rusak dan gangguan jaringan. Menurutnya, semua masalah tersebut tengah diperbaiki oleh pihak vendor.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, lanjut Yustisi, perbaikan memakan waktu sekitar satu minggu. Namun, apabila kerusakan jaringan fiber optik bisa memakan waktu lama untuk melakukan pembenahan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement